Kunci Ilmu Pawang Hawa

Kunci Ilmu Pawang Hawa adalah ilmu khusus untuk menanggulangi hama secara spiritual buat perkebunan ataupun persawahan. Kunci Ilmu Pawang Hawa bisa mengusir babi hutan,tikus, belalang dan sebagainya yang bersifat merusak tanaman dan mengganggu hasil panen. Jika Anda mempunyai teman atau keluarga yang berprofesi sebagai petani, tidak ada salahnya jika hal ini Anda informasikan atau diberikan kepadanya untuk diamalkan.
Semoga saja dengan Kunci Ilmu Pawang Hawa bisa membantu para petani yang mana harga obat-obatan untuk hama sekarang sangat mahal. Kita harus bisa berpikir alternatif, dan kembali pada budaya spiritual yang diwarisan oleh leluhur kita yang sudah banyak ditinggalkan.
Hama yang saya maksud disini adalah segala jenis hewan yang mengganggu perkembangan tanaman dan hasil panen. Misalnya: wereng, tikus, belalang, babi hutan dan sebagainya.
Berikut saya terangkan lima cara yang sudah terbukti keampuhanya. Silakan memilih yang menurut Anda paling tepat sesuai pribadi Anda masing-masing.

Cara 1
Agar sawah/kebun terhindar dari hama, anda dapat melakukan ikhtiar dengan membaca Surat Yasin 7 kali ulangan. Bacaan itu dapat dilakukan di tengah-tengah sawah/kebon, atau cukup dari rumah sambil menghadapi sedikit tanah yang dipawangi. Jika dilakukan dengan bacaan Surat Yasin dari rumah, setelah bacaannya usai, tiup tanah itu lalu sebarkan pada tengah lokasinya.

Cara 2
Cara lain, dapat juga menggunakan cara yang sangat nyeleneh (kontrovesial), yaitu, pada tengah malam, seorang diri, telanjang bulatlah di sawah/kebon itu membaca : Adzan, Ayat Kursi, Iqomah, dengan cara sebagai berikut:
- Saat adzan menghadap kiblat.
- Membaca Ayat Kursi ( 7 kali putaran ) searah jarum jam, sambil mengitari lokasi yang akan dipawangi.
- Iqomah di baca di tengah-tengah lokasi sambil menghadap kiblat, sebagai penutup dari ritual itu.
Yang menimbulkan persoalan adalah semua ritual ini dilakukan dengan telanjang bulat. Bagaimana ditinjau dari sisi agama? Silakan anda konsultasi dengan ahli agama. Namun saya pribadi berpendapat bahwa berwudhu dengan telanjang bulat pun hukumnya (hanya) makruh.

Cara 3
Menggunakan Ayat Kursi. Untuk mempawangi hama, ambillah 5 batu kecil (krikil). Berdiri atau duduk di tengah lokasi, menghadap kiblat dan membaca Ayat Kursi dengan cara sebagai berikut:
- 4 batu, masing-masing dibacakan 7 kali Ayat Kursi lalu ditiup.
- 1 batu dibacakan 1 Ayat Kursi lalu ditiup.
- Berjalan menuju 4 sudut mengikuti arah jarum jam dan menanam 1 batu yang dibacakan Ayat Kursi 7 kali pada empat sudut.
-  1 batu (yang hanya dibacakan 1 Ayat Kursi) yang disebut “Batu Penutup” ditanam di tengah lokasi.
Insya Allah, dengan mengamalkan cara ini, lokasi sawah/kebon akan terhindar dari serangan hama. Dan yang melakukan amalan ini, akan lebih baik jika orang yang setiap hari mengamalkan Ayat Kursi sebagai wirid rutinnya.

Cara 4
Cara yang ke–4 ini lebih praktis. Yaitu, berjalan (melawan arah jarum jam) sambil mengitari lokasi yang dikehendaki bebas dari serangan hama. Saat mengitari lokasi itu, membaca Ayat Kursi dalam jumlah yang tidak ditentukan.

Cara ini dianggap yang paling manusiawi. Artinya, mereka yang melakukan masih tetap dengan pakaian lengkap, dan waktunya pun bebas. Tidak harus pada tengah malam. Minimal, dalam 1 musim tanam hingga panen, cara ini dilakukan 3 kali ulangan. Dan setiap kali mengamalkan, minimalnya cukup sekali putaran saja.

Cara 5
Cara ini yang sangat efektif dibandingkan cara diatas sebab cara ini merupakan versi kejawen yang sudah terbukti keampuhannya sejak turun temurun. Namun hal ini hanya memakai sesaji untuk para pedanyangan.
- Siapkan uborampe, bunga setaman, sirih kinang lengkap, kelapa hijau dan dupa/kemenyan.
- Setelah siap semua duduk menghadap uborampe tersebut dan bakar dupa atau kemenyan dan bacakan mantra: " Hong ilaheng berkah hyang batari, sun mantak ajiku singkir lan dongo walikan, sumingkiro sakehing wereng kang ono.....sebutkan area atau daerah anda, ratu celeng,ratu tikus, ratu homo sapanunggale kabeh siro sumingkiro, seko wetan bali o ngetan, seko kidul bali o ngidul, seko kulon bali o mangulon lan seko lor bali o mangalor, sing teko tak walik arahmu bali o ono asal muasalmu, ojo ganggu gawe tetanduranku." 7 kali
- Setelah selesai membaca putarilah tempat area tersebut berlawanan arah jarum jam dan percikkan air kelapa hijau di ke empat penjuru arah mata angin yaitu arah: timur area, selatan area, barat area dan utara area.

Semoga adanya Kunci Ilmu Pawang Hawa ini bisa menjadi manfaat dan solusi secara spiritual buat saudara para petani khususnya atau anda yang mau membantu menyingkarkan gangguan hama.